Tampilkan postingan dengan label obat kulit keriput. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat kulit keriput. Tampilkan semua postingan

Perokok...Jangan Lupakan Astaxanthin

Foto sepasang saudara kembar. Nona A tidak merokok dan Nona B merokok. Terlihat kan perbedaan kulit mereka?

Merokok tidak hanya merugikan kesehatan, tapi juga berdampak buruk terhadap kulit Anda. Artikel ini tidak akan “menceramahi” Anda soal bahaya merokok. Saya yakin para pembaca adalah orang dewasa yang dapat menentukan pilihan, dengan melihat gambar diatas.

1. Merokok membuat kulit Anda kering!

FAKTA. Perempuan yang mengisap lebih dari 10 batang rokok perhari memiliki tingkat kelembapan kulit yang lebih rendah daripada yang tidak merokok. Akibatnya, kulit Anda bisa kekeringan alias mengalami dehidrasi. Ujungnya, kelenturan kulit berkurang dan dapat mengelupas.

2. Kulit Anda lebih cepat menua

FAKTA. Tidak perlu mengutip sumber ilmiah, kita semua tahu bahwa banyak zat kimia yang terkandung dalam rokok dapat menghancurkan kolagen dan elastin — yang berpengaruh pada kelenturan dan kekenyalan kulit.

Ketika merokok, Anda akan kehilangan kolagen dan elastin tadi dan akibatnya kondisi kulit pun memburuk, keriput jadi lebih tampak dan tekstur kulit jadi tidak genap.

3. Kulit Anda akan terlihat kusam dan pucat.

FAKTA. Kulit Anda mendapatkan nutrisi dari darah. Sebagaimana sudah sering kita dengar, para perokok memiliki metabolisme yang lebih lambat dan akibatnya, pasokan nutrisi bagi kulit pun berjalan amat lambat. Inilah mengapa para perokok biasanya berkulit kusam dan pucat.

4. Merokok membuat mata dan bibir penuh kerutan


FAKTA. Para perokok lebih banyak menggunakan otot bibir mereka dan cenderung menyipitkan mata ketika mengisap/mengembuskan asap rokok. Tak heran jika kedua aktivitas ini dapat menyebabkan kerutan karena sering “dilatih”. Karena bibir adalah bagian tubuh pertama yang terpapar racun, maka kerutan di bibir pun lebih dalam.

5. Merokok membuat tangan kering dan kerutan lebih tampak

FAKTA. Sederhana saja. Bagian tangan yang memegang rokok akan terpapar racun lebih dulu dan akan menua lebih cepat.

Apa Yang Harus Anda Lakukan? Superantioksidan seperti AstaXanthin dapat membantu anda melindungi kulit dari serangan radikal bebas yang dikeluarkan oleh rokok. Astaxanthin akan membantu memperbaiki aliran darah, melembabkan kulit, mencegah kerusakan kolagen dan elastin kulit, dan pada akhirnya mencegah timbulnya kerutan atau keriput.

Semoga bermanfaat.

Astaxanthin Penangkal Radikal Bebas, Penuaan Dini dan Penyakit Kronis

Siapapun pasti menginginkan umur panjang dan sehat selalu. Banyak cara dilakukan sedari muda untuk mencapai hal itu. Namun sayang banyak yang baru menyadari ketika kita telah atau sedang mengalami proses penuaan, saat dimana perubahan-perubahan baik fisik maupun psikis sedang berlangsung. Ada berbagai teori untuk mengurangi resiko menderita berbagai penyakit di usia tua ataupun memiliki kesehatan prima di usia tua, namun ada teori yang paling populer adalah teori radikal bebas, yaitu proses penuaan sebagai akibat kerusakan yang ditimbulkan radikal bebas.

Apakah itu RADIKAL BEBAS?

Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan elektron, sehingga molekul tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil elektron dari molekul atau sel lain. Radikal bebas dapat dihasilkan dari hasil metabolisme tubuh dan faktor eksternal seperti asap rokok, hasil penyinaran ultra violet, zat kimiawi dalam makanan dan polutan lain. Penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas bersifat kronis, yaitu dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk penyakit tersebut menjadi nyata, sebagai contoh serangan jantung & kanker.Untuk mencegah atau mengurangi penyakit kronis karena radikal bebas, diperlukan antioksidan.


Sebenarnya tubuh manusia dapat menetralisir radikal bebas ini, hanya saja bila jumlahnya terlalu berlebihan maka kemampuan untuk menetralisirnya semakin berkurang. Merokok misalnya adalah kegiatan yang secara sengaja memasukkan berbagai racun kimiawi yang bersifat radikal bebas ke dalam tubuh. Tubuh manusia di desain untuk menerima asupan yang bersifat alamiah, sehingga bila menerima masukan seperti asap rokok, akan berusaha untuk mengeluarkan berbagai racun kimiawi ini dari tubuh melalui proses metabolisme, tetapi proses metabolisme ini pun sebenarnya menghadirkan radikal bebas.Pada intinya kegiatan merokok sama sekali tidak berguna bagi tubuh walaupun dapat ditemukan perokok yang berusia panjang.

Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA sehingga timbullah sel sel mutan. Bila perubahan DNA ini terjadi bertahun tahun maka dapat menjadi penyakit kanker.

Tubuh manusia sesungguhnya dapat menghasilkan anti oksidan tetapi jumlahnya sering sekali tidak cukup untuk menteralkan radikal bebas yang masuk kedalam tubuh. Atau sering sekali zat pemicu yang diperlukan oleh tubuh untuk menghasilkan anti oksidan tidak cukup di konsumsi.Keseimbangan antara anti oksidan dan radikal bebas menjadi kunci utama pencegahan stress oksidatif dan penyakit penyakit kronis yang dihasilkannya.

Stress oktidatif

Adalah keadaan dimana jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralisirnya. Akibatnya intensitas proses oksidasi sel sel tubuh normal menjadi semakin tinggi dan menimbulkan kerusakan yg lebih banyak. Literatur medis membuktikan bahwa stress oksidatif adalah penyebab utama penuaan dini dan timbulnya penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, alzhaimer dll.

Stress oksidatif dapat dicegah dan dikurangi dengan asupan anti oksidan yang cukup dan optimal ke dalam tubuh. Tingkat stress oksidatif seseorang dapat di ukur dengan menggunakan suatu alat yaitu d- Reactive Oxygen metabolites Test. Berdasarkan pengukuran ini di dapat bahwa berbagai keadaan seperti setelah menggunakan kontrasepsi oral, rematoid arthritis, setelah olahraga berlebihan, hemodialisa, perokok, penyakit pembuluh darah perifer, diabetes mellitus dan hipertensi tidak terkontrol, memiliki tingkat stress oksidatif yg tinggi. Dari sini dapat disimpulkan bahwa terjadi ketidak seimbangan antara radikal bebas dengan anti oksidan yang ada di dalam tubuh pada keadaan-keadaan diatas. Oleh karena itu pemberian tambahan anti oksidan dari luar sangat diperlukan.

Pro Oksidan

Adalah senyawa-senyawa maupun reaksi-reaksi kimia yang cenderung menghasilkan spesies oksigen reaktif (spesies oksigen yang potensial toksik)

Anti Oksidan

Adalah substansi yang diperlukan tubuh untuk menetralisir radikal bebas dan mencegah kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas terhadap sel normal, protein, dan lemak. Anti oksidan menstabilkan radikal bebas dengan melengkapi kekurangan elektron yang dimiliki radikal bebas, dan menghambat terjadinya reaksi berantai dan pembentukan radikal bebas yang dapat menimbulkan stress oksidatif.

Berbagai anti oksidan sudah lama dikenal di masyarakat namun beberapa tahun terakhir ini berbagai penelitian menyebutkan bahwa beberapa anti oksidan malahan dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit. Hal ini disebabkan karena pemakaian anti oksidan dalam jumlah berlebihan dan lama malahan akan menghasilkan radikal bebas (pro oksidan). Oleh karena itu diperlukan tambahan anti oksidan dari luar yaitu Astaxanthin yang memiliki kekuatan antioksidan paling kuat dan aman.

Apakah Astaxanthin itu?

Astaxanthin adalah karotenoid alami yang memiliki kekuatan antioksidan luar biasa. Astaxanthin bisa ditemukan di mikroalga diseluruh dunia, mulai dari danau tropis sampai padang salju antartika. Astaxanthin adalah yang memberikan warna merah muda dan merah pada daging ikan salmon segar, udang dan lobster. Astaxanthin adalah salah satu dari antioksidan yang paling kuat yang pernah ditemukan.

Astaxanthin adalah salah satu contoh evolusi, secara normal mikroalga yang berenang bebas di air kolam adalah hijau, tetapi pada saat air kolam mengering dan alga terpapar sinar matahari, alga mulai memproduksi Astaxanthin berwarna merah terang dalam jumlah besar. Mengapa? Karena Astaxanthin adalah antioksidan kuat yang melindungi alga dari radiasi sinar ultraviolet, membuat mereka bertahan hidup bahkan dalam kondisi paling sulit sekalipun. Oleh karena itu, fungsi Astaxanthin adalah melindungi nukleus sel terhadap radikal bebas yang disebabkan radiasi sinar ultra violet yangd apat merusak DNA dan sumber energi perosidase. Selama ribuan tahun, Astaxanthin menjadi bagian dari makanan manusia. Selama 20 tahun terakhir, berbagai penelitian dan uji klinis pada manusia membuktikan kekuatan antioksidan dan efek penting Astaxanthin untuk kesehatan.

Apa manfaat / keunggulan Astaxanthin?
  • kekuatan fisik dan pemulihan otot
  • memperbaiki daya tahan tubuh
  • kesuburan
  • elastisitas dan kelembaban kulit
  • mengurangi keriput
  • kesehatan jantung dan pembuluh darah
  • kesehatan pencernaan
  • kelelahan mata
 Hasil Penelitian :

a. Pada diabetes melitus :
Terbukti melindungi ginjal dari stress oksidatif dan inflamasi
Terbukti menghambat perubahan gen dan kerusakan DNA
Terbukti melindungi ginjal dari kerusakan
Terbukti melindungi fungsi sel β pankreas dan meningkatkan sensitivitas insulin

b. Terbukti memperbaiki sirkulasi darah

c. Terbukti mengurangi perubahan struktural pembuluh darah pada hipertensi

d. Terbukti memperbaiki gejala klinis Dispepsia

e. Terbukti menjaga kesehatan kulit

f. Terbukti menjaga kesehatan kulit (kekenyalan dan garis keriput)


Apa hebatnya kekuatan antioksidan Astaxanthin dibanding anti oksidan lain?
  • Astaxanthin 550 – 1000 kali lebih kuat dibanding VITAMIN E
  • Astaxanthin 6000 kali lebih kuat dibanding VITAMIN C
  • Astaxanthin 800 kali lebih kuat dibanding Coenzyme Q10
  • Astaxanthin 560 kali lebih kuat dibanding EGCG (Green Tea)
  • Astaxanthin 75 kali lebih kuat dibanding Alfa Lipoic Acid
  • Astaxanthin 40 kali lebih kuat dibanding Beta Karoten
  • Astaxanthin 17 kali lebih kuat dibanding Grape Seed
(Nishida, dkk, Quenching Hydrophilic and lipophilic Antioxidants againts Singlet Oxygen Using Chemiluminescence Detection System, Carotenoid Science Volume 11, 2007)

Kini di Indonesia , telah tersedia produk astaxanthin alami, Pure Asta , adalah anugerah antioksidan superkuat dari alam yang akan menemani kesehatan dan kecantikan anda.
Pure Asta(Natural Astaxanthin-Zanthin)

Diproses dengan teknologi DeepExtract™, yang dapat mempertahankan lebih banyak nutrisi mikro yang terkandung dalam bahan baku alami. Proses ekstraksi tidak menggunakan pelarut alkohol atau bahan kimia sehingga menghasilkan bahan ekstrak yang lebih tahan lama (long shelf life). Tidak terjadi kontak dengan oksigen sehingga terhindar dari oksidasi. Stabilisasi bahan menggunakan teknologi “O2B Peroxidation Blocker” sehingga  meningkatkan stabilitas bahan dan efikasinya.

Pure Asta telah terdaftar di BPOM RI dengan No Izin Edar: POM SD 101 340 131.

Aturan konsumsi : 1 kapsul sekali sehari



Penangkal Radikal Bebas Paling Efektif


Berbagai radikal bebas yang berasal dari polusi, asap rokok, sinar ultraviolet, makanan berlemak dan lain lain secara terus menerus 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, masuk ke dalam tubuh, menyebabkan proses oksidasi dan mengacaukan struktur sel manusia (stress oxidatif). Hal ini bila berlangsung lama akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit kardiovaskuler, proses penuaan dini, kanker dan sebagainya.

Salah satu cara untuk menangkal radikal bebas adalah dengan pemberian antioksidan dari luar. Tetapi saat ini berbagai antioksidan yang dikenal justru menghasilkan radikal bebas baru (prooksidan) bila digunakan dalam jumlah besar dan lama.

Beruntung kini telah ditemukan antioksidan baru yaitu Astaxanthin, yang merupakan antioksidan yang paling kuat yang pernah ditemukan. Antioksidan yang termasuk golongan karotenoid ini mempunyai kekuatan 550 kali lebih kuat dari Vitamin E, 40 kali lebih kuat dari beta karoten dan 6000 kali lebih kuat dari Vitamin C.

Pure Asta , Antioksidan Terbaik dan Paling Aman

Pure Asta untuk terapi pemulihan kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. Anti penuaan kulit, mengurangi kulit keriput, dan mempercepat penyembuhan jerawat. Menyehatkan mata, melenturkan pembuluh darah, menjaga kebugaran dan meningkatkan sistem pertahanan tubuh.

Pure Asta mengandung bahan aktif Natural Astaxanthin 4 mg (Zanthin) berasal dari mikroalga (Haemustococcus pluvalis).

Astaxanthin adalah karotenoid alami yang memiliki kekuatan antioksidan luar biasa. Astaxanthin bisa ditemukan di mikroalga diseluruh dunia, mulai dari danau tropis sampai padang salju antartika. Astaxanthin adalah yang memberikan warna merah muda dan merah pada daging ikan salmon segar, udang dan lobster. Astaxanthin adalah salah satu dari antioksidan yang paling kuat yang pernah ditemukan.

Pure Asta lebih kuat dibanding vitamin C, vitamin E, Coenzyme Q10, EGCG (Green Tea), Alfa Lipoic Acid, Beta Karoten, Grape Seed.

Kegunaan/manfaat :
  1. Melindungi sel tubuh dari kerusakan.
  2.  Mengurangi resiko penuaan/ awet muda.
  3. Meningkatkan kelembaban, elastisitas kulit.
  4. Mengurangi keriput & jerawat.
  5. Meningkatkan kekuatan penglihatan/ mata.
  6. Mengurangi kelelahan mata.
  7. Meningkatkan kesuburan
  8. Mempercepat proses pertumbuhan sel baru yang sehat.
  9. Meningkatkan daya tahan terhadap virus & bakteri.
  10. Memperbaiki struktur sel & sirkulasi darah.
  11. Melenturkan sistem pembuluh darah bagi usia 35 tahun ke atas sehingga menekan resiko stroke, terutama bagi penderita hipertensi, diabetes dan kolesterol.
  12. Meningkatkan kekuatan dan mengurangi kerusakan otot.
  13. Meningkatkan daya tahan dan kebugaran selama latihan fisik
  14. Meningkatkan kekuatan akar rambut dan mempercepat regenerasi rambut.

Kelebihan Pure Asta :
  • Memiliki efek anti inflamasi.
  • Memperpendek waktu transit darah.
  • Memperbaiki gejala klinis dispepsia tanpa ulkus (ketidaknyamanan lambung yang menahun).
  • Antioksidan teraman tanpa efek pro-oksidan
  • Bekerja dan menembus berbagai membran sel (multifungsi lipofilik & hidrofilik).

Komposisi
Tiap kapsul mengandung : Natural Astaxanthin (Zanthin) 4 mg

Takaran pemakaian umum:
Sehari 1 kali 1 kapsul

Kemasan :
Box, 3 strip @ 10 kapsul
POM SD 101 340 131


Manfaat Astaxanthin Untuk Kulit dan Mata


Astaxanthin  diakui sebagai antioksidan paling kuat sekaligus paling aman tanpa pro oksidan atau pemicu oksidator baru. Astaxanthin  merupakan karotenoid alami yang dapat ditemukan pada mikroalga di seluruh dunia, yang memberikan warna merah muda dan merah pada ikan salmon segar, udang, dan lobster.

Di banyak negara lain seperti Jepang dan Amerika astaxanthin  sudah terlebih dahulu populer, digunakan dalam banyak suplemen makanan. Banyak manfaat yang diberikan astaxanthin  terutama kekuatan antioksidannya yang dapat mencapai 500 hingga 1000 kali lebih besar dibanding vitamin E. Serta 40 kali lebih besar dibanding beta karoten.

Manfaat yang diberikan, antara lain:

1. Meningkatkan Kekuatan Kulit

Nutrisi astaxanthin  memberi manfaat meningkatkan kemampuan kulit menangkal radikal bebas dengan menutrisi jaringan antioksidan alami kulit.

Pada kondisi alami, kulit senantiasa terpapar antioksidan akibat pengaruh lingkungan seperti polusi dan sinar matahari yang menghilangkan beberapa nutrisi penting bagi kulit.

2. Mengurangi Bengkak dan Eritema

Sebuah penelitian dermatologis menunjukkan, penggunaan astaxanthin  selama  dua minggu dapat mengurangi bengkak pada bagian mata dan pipi. Selain itu juga memiliki efek mengurangi risiko eritema atau pembesaran pembuluh darah pada kulit (yang disebabkan radiasi tingkat tinggi).

3. Mengurangi Risiko Penuaan Dini

Konsumsi astaxanthin  mampu menjaga integritas lapisan dermis dengan melindungi jaringan kolagen, elastin, dan serat lain yang mendukung struktur kulit. Sehingga, tanda-tanda penuaan dini jadi berkurang, kulit menjadi lebih elastis atau kenyal dan kelembaban kulit terjaga.

4. Mengurangi Risiko Kanker Kulit

Risiko kanker kulit yang menghantui para wanita, kerap disebabkan paparan sinar matahari. Astaxanthin  dapat meningkatkan perlindungan kulit dari sinar matahari sehingga mengurangi risiko kanker kulit.

5. Mengurangi Kelelahan Mata

Kehebatan astaxanthin  lainnya, juga berdampak pada kesehatan mata. Astaxanthin  dapat mengurangi kelelahan otot-otot mata, meningkatkan kemampuan tajam penglihatan, memberikan regulasi cytokine  sehingga menghambat ekspresi cytokine  dan chemokine inflamasi, serta memperbaiki sirkulasi darah.

Selain itu dikatakan, astaxanthin  mampu menghambat penyakit mata degeneratif seperti katarak, glaukoma, dan sebagainya.

6. Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskuler

Bukan hanya kulit dan mata saja, astaxanthin  juga bermanfaat melindungi dari penyakit-penyakit kardiovaskuler. Astaxanthin  meningkatkan relaksasi dan mengurangi konstriksi sehingga membantu mengurangi tekanan darah serta menjaga struktural struktur dinding pembuluh darah sehingga baik mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler.